![]() |
| BANJIR - Hujan deras yang mengguyur kota batang menyebabkan sebagian jalan tergenang air |
Hujan sendiri mulai mengguyur Kota Batang sekitar pukul 17.00 WIB, setelah sebelumnya sempat terjadi gerimis. Dalam waktu beberapa menit, air telah menggenangi beberapa jalur protokol, seperti Jl Dr Wachidin dan Jl Perintis Kemerdekaan, Jl A Yani, dan Gajahmada.
Karena genangan yang cukup tinggi, kondisi badan jalan benar-benar tak terlihat. Beberapa pengendara terpaksa menuntun sepeda notornya karena mogok. Seperti terpantau di Jl Dr Wachidin, ada beberapa pengendara yang memilih menepi untuk menyalakan kembali motornya.
“Biasa, businya bermasalah kalau hujan gede. Ini dah nuntun dari rumah sakit, mas,” tutur seorang pengendara yang menuntun motornya kea rah timur di Jl Dr Wachidin.
Genangan air juga memaksa pengendara menekan gas lebih tinggi agar laju kendaraan bisa melintasi hadangan air. Akibatnya, suara-suara knalpot yang mendengung meramaikan jalan. Beberapa remaja justru dengan sengaja meraung-raungkan gas saat berpapasan dengan mobil atau motor lain sambil berteriak dan terbahak. Mereka bahkan terlihat mondar mandir di jalan yang sama.
Beberapa pengendara lain yang terganggu hanya menoleh kea arah remaja-remaja iseng itu, dan memilih melanjutkan perjalanan. Banjir juga terjadi di sepanjang Jl A Yani. Luapan air hujan tak mampu ditampung oleh saluran yang ada, sehingga kondisi badan jalan pun dibajiri air.
“Jalannya nggak kelihatan. Untungnya jalan nggak rusak, jadi aman untuk pengguna jalan,” tutur warga Kauman, Endro.
Seperti halnya di Jl Dr Wachidin, beberapa motor yang melintasi A Yani pun alami mogok. Menurut Endro, ada beberapa motor yang menepi karena tak bisa dilajukan. “Hujannya deras, jadi gampang banjir. Jangankan di jalan, di perkampungan juga banjir,” tukasnya.
Sampai dengan berita ini dituliskan, hujan masih berlangsung. Namun curahnya menurun.
home
Home
+ comments + 1 comments
http://tribunpantura.blogspot.co.id/2016/02/hujan-deras-jalan-berubah-jadi-sungai.html
Post a Comment
Kritik dan Saran akan kami terima demi kemajuan "Tribun Pantura"